New User

Shares

SCHOOL | 21 Jun, 2016 @ 8:00 am

6 Mitos Soal Jurusan IPA

Selain gegalauan soal perasaan, gebetan, dan pacar-- menentukan jurusan yang akan kamu jalani selama SMA juga bikin galau. 

Duh...mau pilih masuk IPA atau IPS ya?

Katanya kalau masuk jurusan IPA akan lebih banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan. Lebih banyak pilihan jurusan yang tersedia dan bisa kamu apply. Hmmm.... segampang itukah? Masih benarkah mitos-mitos soal jurusan IPA yang selama ini kamu dengar?

1. "Masuk IPA itu enak. Pilihan jurusannya jadi lebih banyak."

Banyak orangtua menyarankan anaknya masuk Jurusan IPA karena saat lulus nanti akan lebih banyak jurusan yang bisa dimasuki. Kalau dilihat dari sudut pandang ini memang benar.

Tapi, lebih enak? Hmmmm.... ini nggak selamanya benar. Dalam prosesnya kamu harus belajar banyak hal. Kimia, Fisika, Biologi, sampai Matematika yang jauh lebih rumit dari pada anak jurusan lain.

2. "Masuk IPA aja. Nanti kalau mau ambil jurusan IPS tinggal belajar sendiri."

Saatanak IPA ingin masuk ke Jurusan Akuntansi artinya dia harus belajar Ekonomi, Sejarah, Geografi, sampai Sosiologi sendiri. Tolong dicatat dan di bold lalu di underline. Sendiri.

Mata pelajaran ini bukan mata pelajaran receh yang bisa kamu pelajari dalam semalam. Bayangkan otakmu seperti labirin yang memiliki banyak sekat. Selama ini sekat-sekat itu sudah terisi oleh Kimia, Fisika, Biologi, juga berbagai rumus matematika. Saat ingin menggeser sekat atau bahkan menambahkan sekat baru tentunya perlu usaha dong ya?

3. "Di IPA itu temen-temennya pinter dan baik. Anak IPS nakal."

Entah darimana stigma inimuncul. Jadi anak IPS sedihya. Padahal baik-baik aja kok dituduh nakal dan nggak layak jadi teman.

Nggak semua anak IPA itu pintar, rajin belajar, dan suka berlama-lama di lab. Ada juga anak IPA yang hobinya bolos di kantin atau tidur di UKS.  Semua nggak bisa di samaratakan macam ini.

4. "Ilmu IPA lebih banyak kepake di kehidupan nyata. Makanya masuk IPA aja."

Mana yang lebih aplicable buat kehidupan sehari-harimu?Bikin cashbook, menghitung neraca pemasukan dengan balance atau menghitung kecepatan jatuhnya kelapa ketanah?

Berbeda dengan pendapat banyak orang, ilmu-ilmu yang kamu dapat di Jurusan IPS nggak selalu useless dan nggak berguna buat kehidupan sehari-hari.

engetahuan yang kamudapat di Jurusan IPA itukemampuananalisa yang masihperludigodokuntukditerapkan. Sementarakemampuanmu di kelas IPS kebanyakansudahkemampuanterapan yang bisalangsungdiaplikasikan.

5. "Kalau masuk IPA pasti sukses. Masuk IPS mau jadi apa?"

Kenyatannya, lebih banyak anak IPA yang masuk ke Jurusan IPA karena belum tahu mau jadi apa. Jurusan IPA diambil agar saat memilih jurusan kuliah nanti pilihan jurusannya bisa lebih luas. Bisa ambil IPC atau IPS sekalian.

Semua kembali ke kegigihan dan semangatmu belajar. Banyak banget anak IPS yang cemerlang di karirnya. Nggak kalah banyak juga anak IPA yang berhasil di jalur yang sudah dipilihnya. Kalau mereka ditanya semua bukan karena pilihan jurusan waktu SMA. Tapi seberapa kuat mereka mau berusaha.

6. Pilihan jurusan buat anak IPA itu lebih menjanjikan di dunia kerja. Jurusan IPS mah enggak.."

Di dunia kerja yang sekarang makin terbuka sebenarnya bukan jurusan yang akan mengantarmu diterima. Melainkan bagaimana kamu nanti bisa beradaptasi dan belajar banyak hal. 

Perusahaan lebih membutuhkan seseorang yang seperti sponge. Mudah dibentuk dan mau belajar hal baru. 

Buktinya sekarang anak Jurusan Teknik Nuklir juga bisa masuk ke Management Trainee bank. Anak Jurusan Akuntansi yang dulu SMA-nya IPS bisa masuk ke perusahaan konsultan IT. Mau jurusan IPA atau bukan kesempatanmu sukses tetap sama!

Mitos-mitos soal jurusan IPA memang nggak pernah ada habisnya.Tinggal kita pintar-pintar aja menyaringnya. Apapun pilihanmu, semangatya!

Trending